Sejarah Desa

 

SEJARAH DESA CIGADOG

Desa Cigadog berada di wilayah kaki Gunung Galunggung tepatnya Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. pada masa penjajahan Desa Cigadog merupakan salah satu pusat pergerakan perjuangan di wilayah kewedanaan Singaparna. Pada masa itu Tentara Nasiona Indonesia membangun Pos Komando sebagai tempat koordinasi lapangan, penyusunan strategi serangan, pertahanan atau lainya. Beberapa Jenderal pernah singgah pada masa itu, yang salah satunya Jenderal A.H. Nastion di tandai dengan di bangunnya monumen di Kp.Cigadog RT.02 RW.01 sebagai peringatan perjalannya beliau ke Parentas.
Selain dari itu, setelah perang kemerdekaanpun Desa Cigadog ikut andil pada masa-masa genting, penumpasan gerombolan PKI dan Pemberontakan DI/TII, dimana Desa Cigadog menjadi salah satu pos dalam pelaksanaan Pagar Betis kawasan Galunggung untuk melumpuhkan pemberontakan DI/TII.
Desa Cigadog berdiri sejak tahun 1871, didirikan oleh residen pada masa kolonial dan di tunjuk seorang jawara setempat Uyut Patinggi untuk memimpinnya dengan luas wilayah (Desa Ciawang sekarang, Jayamukti sekarang, Mandalagiri sekarang).Para Kepala Desa yang pernah memimpin yaitu ;

 NAMA KEPALA DESA MASA JABATAN

1 Uyut Patinggi 1871–1901
2 Wiradisastra (Kuwu Otong) 1901–1931
3 Kuwu Ehom 1931 – 1943
4 Kuwu Masduki 1943 – 1963
5 Ena Sutisna (Kuwu Ena) 1963 – 1975
6 A.G.Suparman (Kuwu Upa) 1976 – 1985
7 Jenal Arifin B.A 1985 – 1992
8 A.G.Suparman 1992 – 2003
9 Empud Syarifudin 2003 – 2008
10 Yayat Ruhiat 2008 – 2014
11 Agus Hendriansyah 2015 – sekarang

Keterangan / Kejadian Penting:
1.  Pada Masa Kuwu Otong (Wiradisastra) Desa Cigadog dimekarkan menjadi Desa Cigadog dan Desa Ciawang yang dipimpin oleh saudara kandung yaitu Kuwu Gemblung yang selanjutnya Desa Ciawang di mekarkan menjadi Desa Ciawang dan Desa Jayamukti;

  2.  Kuwu Ena adalah Kepala Desa pertama yang dipilih secara demokratis (Desa Praja);

 3. Pada Masa Kuwu Upa (AG Suparman) tahun 1981 Desa Cigadog meraih Juara 2 tingkat Provinsi Jawa Barat;
4.  Pada masa Kuwu Upa (AG Suparman) tahun 1984 terjadi lagi pemekaran menjadi Desa Cigadog dan Desa Mandalagiri.
 5. Tahun 2005 explorasi jalan Leuwinamprak;

Facebook Comments